kumpulan makalanh, artikel dalam berbagi kesehatan.blogspot

Selasa, 01 Juni 2010

RELAKSASI DENGAN IKAN GARRA RUFA

BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

Setiap manusia pasti pernah menghadapi suatu masalah entah masalah tersebut dari diri mereka sendiri ataukah dari luar diri mereka, hingga ada beberapa dari mereka mengalami depresi karenanya.
Pemusatan pikiran pada satu masalah dan belum lagi di tambah dengan tekanan pada diri mereka, membuat tingkat stressor mereka lebih tinggi. Banyak sekali faktor yang dapat membuat manusia mengalami depresi berat. terlebih lagi pada lingkungan keluarga yang tingkat perekonomian mereka rendah. Himpitan kebutuhan hidup dan juga semakin banyaknya kebutuhan hidup mereka membuat stressor semakin tinggi.
Sebetulnya depressi dapat di cegah dengan banyak cara salah satunya yang akan kami bahan berikut ini, mengenai terapi relaksasi, terapi relaksasi dapat mencegah timbulnya depressi, meningkatkan rasa nyaman pada seseorang yang sedang di terapi.
Terapi relaksasipun ada banyak cara, salah satunya yang sedang trend saat ini adalah menggunakan ikan atau yang sering di sebut dengan fish spa atau Spa ikan. Pertama kali mendengar memang terasa ganjil. Padahal, spa dengan menggunakan ikan sudah biasa dilakukan di Turki dan China. Tentu bukan sembarang ikan, tapi ikan khusus: namanya Garra Rufa. Ikan ini memiliki kemampuan untuk memakan sel kulit mati, parasit, sampai kuman sehingga sering disebut sebagai Doctor Fish. Garra Rufa berasal dari Turki. Di negeri asalnya jenis ikan ini termasuk binatang yang dilindungi. Satu-satunya cara untuk mendapatkan adalah dengan meng-impor. Di Fish Spa Senayan City, pengunjung akan disambut dengan kolam-kolam berair bening mengalir, beratap pohon dengan dedaunan hijau nan rimbun. Sungguh asri dan teduh. Sementara di dalam kolam, terdapat ikan-ikan kecil yang tidak pernah lelah berseliweran dengan lincah. Siapa lagi kalau bukan si Garra Rufa yang tersohor itu. Kalau di Turki, seluruh badan direndam di air berisi ikan Garra Rufa, lain lagi dengan di Indonesia, hanya kaki hingga betis yang direndam. "Di Turki memang orang berendam hingga seluruh tubuhnya, tapi di Indonesia sebatas betis, masih banyak yang takut. pengunjung tak perlu khawatir tertular penyakit akibat banyaknya kaki yang silih berganti masuk ke kolam karena setiap kolam benar-benar dijaga higienitasnya. "Setiap kolam dilengkapi filter dan ozon, cukup 30 menit melakukan spa ikan, bahkan aman jika dilakukan setiap hari.
Fish Spa dapat dinikmati beragam usia, mulai orang dewasa sampai anak-anak. Ikannya tidak berbahaya karena sampai dewasa pun ompong sehingga tidak bakal melukai kulit. Berbeda jika menggunakan ikan Chin-Chin, anggota keluarga Tilapia dari China yang semula banyak dipakai pada fish spa, prosesi terapi dimulai dengan membersihkan kaki pengunjung. Sebelum dicelupkan ke kolam kaki pengunjung harus dibersihkan dulu dengan air hangat. Tujuannya agar kolam tetap steril. "Supaya saat kaki yang dicelupkan ke kolam berada dalam kondisi bersih dari debu, lotion, atau kotoran lain yang menempel. Mengenai harga, spa dengan ikan tidak berbeda jauh dengan spa menggunakan air tumbuhan.
Selain relaksasi dan mengurangi stres, aksi para 'dokter ikan' ini punya manfaat lain. Terapinya membantu menyembuhkan penyakit kulit seperti eksim, mengurangi rasa gatal, bekas luka pada kaki, melancarkan peredaran darah, mengangkat sel mati, dan merangsang pertumbuhan kulit baru.
terapi menggunakan ikan dalam suatu kolam yang dalam prosesnya ikan ikan tersebut akan mengangkat kulit mati dan memberikan rasa nyaman pada penggunanya.









1.1 Rumusan Masalah

1. apakah yang di maksud dengan relaksasi?
2. apa saja manfaat dari relaksasi?
3. apakah yang di maksud dengan terapi ikan?
4. apa saja manfaat dari terapi ikan??

1.2 Tujuan

1. mengetahui maksud dari relaksasi.
2. mengetahui manfaat dari relaksasi.
3. mengetahui maksud dari terapi ikan
4. mengetahui manfaat dari terapi ikan.

1.3 Manfaat
Manfaat setelah membaca makalah ini pembaca dapat mengetahui tentang relaksasi dan manfaatnya,sehingga mereka dapat memberikan rasa nyaman pada seseorang yang tengah mengalami guncangan pada diri mereka.













BAB II
TINJAUAN PUSTAKA


2.1 Relaksasi
Menurut orang awam relaksasi sering kali diartikan dengan rileks, yaitu suatu tindakan yang digunakan untuk melepas ketegangan atau kelelahan. Misalnya olahraga, menonton acara televisi, rekreasi ke tempat-tempat wisata dan menyalurkan hobi yang dimiliki. Sehingga untuk menghindari kerancuan dalam pemahaman arti relaksasi, maka dibawah ini akan membahas teori-teori yang berkaitan dengan rileksasi, meliputi pengertian, metode dasar, manfaat, jenis-jenis, dan prosedur umum pelaksanaan relaksasi.
http://diedma.wordpress.com/2009/09/16/relaksasi
2.1.1 Pengertian Relaksasi
Relaksasi adalah teknik yang dapat digunakan semua orang untuk menciptakan mekanisme batin dalam diri seseorang dengan membentuk pribadi yang baik, menghilangkan berbagai bentuk pikiran yang kacau akibat ketidak berdayaan seseorang dalam mengendalikan ego yang dimilikinya, mempermudah seseorang mengontrol diri, menyelamatkan jiwa dan memberikan kesehatan bagi tubuh.
2.2 Metode dasar relaksasi
metode dasar relaksasi adalah suatu proses melawan efek otonomis yang menyertai rileksasi dengan kecemasan dan ketegangan sehingga akan menimbulkan counter conditioning atau penghilangan.
http://diedma.wordpress.com/2009/09/16/relaksasi

2.3 Manfaat relaksasi
• Mampu meningkatkan kesehatan secara umum dengan mempelancar proses metabolisme tubuh, laju denyut jantung, peredaran darah, dan mengatasi berbagai macam problem penyakit
• Mendorong racun dan kotoran dalam darah keluar dari tubuh
• Menurunkan tingkat agretifitas dan perilaku-perilaku buruk dari dampak stres seperti mengkonsumsi alkohol serta obat-obat terlarang
• Menurunkan tingkat egosentris ehingga hubungan intra personal ataupun interpersonal menjadi lancar
• Mengurangi kecemasan
• Pada anak-anak dapat meningkatkan intelegency meliputi karakter kognitif, matematis, logis, serta karakter afektif, relational, kreatif dan emosional
• Meningkatkan rasa harga diri dan keyakinan diri
• Pola pikir akan menjadi lebih matang
• Mampu mempermudah dalam mengendalikan diri
• Mengurangi stres secara keseluruhan, meraih kedamaian dan keseimbangan emosional yang tinggi
• Meningkatkan kesejahteraan
http://diedma.wordpress.com/2009/09/16/relaksasi
2.4 Jenis-jenis Relaksasi
Ada bermacam-macam jenis relaksasi antara lain relaksasi otot, relaksasi kesadaran indera, dan relaksasi melalui hipnosa, yoga, dan meditasi. Berikut ini akan di uraikan satu-persatu mengenai relaksasi diatas.
http://diedma.wordpress.com/2009/09/16/relaksasi


2.5 Relaksasi Otot
Relaksasi otot bertujuan untuk mengurangi ketegangan dengan cara melemaskan badan. dalam latihan relaksasi otot individu diminta menegangkan otot dengan ketegangan tertentu dan kemudian diminta untuk mengendurkannya. Sebelum dikendorkan penting dirasakan ketegangan tersebut sehingga individu dapat membedakan antara otot tegang dengan otot yang lemas. Relaksasi otot dibagi menjadi tiga antara lain :
1). Relaksasi via Tension-relaxation
Dalam metode ini individu diminta untuk menegangkan dan melemaskan masing-masing otot, kemudian diminta merasakan dan menikmati perbedaan antara otot tegang dengan otot lemas. Disini individu diberitahu bahwa fase menegangkan akan membantu dia lebih menyadari sensasi yang berhubungan dengan kecemasan dan sensasi-sensasi tersebut bertindak sebagai isyarat atau tanda untuk melemaskan ketegangan. Individu dilatih untuk melemaskan otot-otot yang tegang dengan cepat seolah-olah mengeluarkan ketegangan dari badan, sehingga individu akan merasa rileks
2). Relaxation-Via Letting Go
Metode ini bertujuan untuk memperdalam relaksasi. Setelah individu berlatih relaksasi pada semua kelompok otot tubuhnya, maka langkah selanjutnya adalah latihan relaksasi via letting go. Pada face ini individu dilatih untuk lebih menyadari dan merasakan rileksasi. Individu dilatih untuk menyadari ketegangannya dan berusaha sedapat mungkin untuk mengurangi serta menghilangkan ketegangan tersebut. Dengan demikian individu akan lebih peka terhadap ketegangan dan lebih ahli dalam mengurangi ketegangan.
3). Deffrential Relaxation
Deffrential relaxation merupakan salah satu penerapan ketrampilan progresif. Pada waktu individu melakukan sesuatu bermacam-macam kelompok otot menjadi tegang. otot yang diperlukan untuk melakukan aktifitas tertentu sering lebih tegang daripada yang seharusnya (ketegangan yang berlebih) dan otot lain yang tidak diperlukan untuk melakukan aktifitas juga menjadi tegang selama aktifitas berlangsung. oleh karena itu untuk merilekskan otot yang tegangannya berlebihan dan otot yang tidak perlu tegang, pada waktu individu melakukan aktifitas tersebut dapat digunakan relaksasi defferential.
2.6 Relaksasi Kesadaran Indera
Dalam teknik ini individu dapat diberi satu-persatu seri pertanyaan yang tidak dijawab secara lisan tetapi untuk dirasakan sesuai dengan apa yang dapat atau tidak dapat dialami individu pada waktu intruksi diberikan. Pengembangan teknik dapat mengacu pada teori Golfried
2.7 Relaksasi melalui Hipnosa, Yoga, dan Meditasi
Metode ini merupakan suatu tehnik latihan yang digunakan untuk meningkatkan kesadaran yang selanjutnya membawa proses mental lebih terkontrol secara dasar. Selanjutnya tujuan dari latihan ini ada dua yaitu pertama agar seseorang dapat memiliki insight yang paling dalam tentang proses mental didalamnya, insight tentang kesadaran identitas dan realitas; kedua seseorang memperoleh perkembangan kesejahteraan psikologis dan kesadaran yang optimal. Berikut ini akan diperinci mengenai penjelasan teori di atas.
http://diedma.wordpress.com/2009/09/16/relaksasi
1). Hipnosa
hipnosa adalah kondisi yang menyerupai tidur lelap tapi lebih aktif, saat seseorang memiliki sedikit keinginan tahu dari dirinya dan bertindak menurut sugesti dari orang yang menyebabkan terjadinya kondisi tersebut. Hipnosa adalah sebuah teknik yang lebih dikenal luas tetapi masih kurang dipahami, hipnosa didefinisikan sebagai suatu kesadaran yang berubah secara semu dimunculkan dan dicerna oleh meningkatnya penerimaan terhadap sugesti.

2). Yoga
Pengertian Yoga sistem filsafat agama hindu yang memerlukan disiplin fisik dan mental intens sebagai cara mencapai kesatuan dengan ruh universal. Yoga adalah sebuah sistematika baru yang mampu menjelaskan manusia secara utuh, bagaimana menjalani hidup secaraberimbang serta bagaimana cara bertahan hidup jika tidak ada keseimbangan.
3). Meditasi
Dewasa ini meditasi banyak digunakan dalam banyak hal. Ada yang melaksanakan meditasi untuk mendapatkan kedamaian dan kekuatan jiwa. ada yang melakukan pengendalian diri, ada yang untuk mendapatkan kekuasaan atas orang lain, bahkan ada hanya untuk mendapatkan ketenangan, atau rileksasi setelah keseharian kerja.
istilah meditasi dikenal luas baik di Indonesia maupun di manca negara, baik orang awam maupun ilmiah. Bahkan praktek meditasi telah banyak menyebar luas keseluruh lapisan masyarakat, akan tetapi banyak orang yang belum memahami tentang meditasi itu sendiri. Banyak diantara mereka yang mempersepsikan meditasi dengan ritual agama tertentu saja, bahkan ada pula yang mengkaitkan meditasi dengan praktek-pratek perdukunan dan klenik. untuk itulah dalam hal ini akan diperinci mengenai pengertian dan istilah meditasi tanpa dikaitkan dengan masalah keagamaan atau dunia paranormal.
Meditasi adalah suatu teknik latihan dalam meningkatkan kesadaran, dengan membatasi kesadaran pada satu objek stimulasi yang tidak berubah pada waktu tertentu untuk mengembangkan dunia internal atau dunia batin seseorang sehingga menambah kekayaan makna hidup baginya.
Ada berbagai macam jenis meditasi, dibawah ini akan disajikan beberapa teknik dengan menggunakan objek tertentu, yaitu meditasi dengan menghitung pernafasan, meditasi pernafasan, meditasi suara, meditasi visual, meditasi gelembung pikiran, meditasi dengan mantra.Berikut ini adalah rincian tentang meditasi-meditasi tersebut:
a). Meditasi Menghitung Pernafasan
Disini seseorang bermeditasi dengan menghitung keluar masuknya pernafasan dari hidung. Beberapa ahli mensarankan hitungan yang berbeda. ada yang menghitung dari satu samapai empat saja kemudian di ulang lagi. Ada juga yang mensarankan menghitung sampai sepuluh. Bahkan ada yang menyarankan ketika menarik nafas sekali dan kemudian mengeluarkan termasuk hitungan kesatu, begitu seterusnya. Pada dasarnya semuanya benar dan yang perlu digaris bawahi adalah tujuan utama meditasi ini adalah memperhatikan hitungan, bukan menghitung itu sendiri
b). Meditasi Pernafasan
Pada meditasi ini, pusat perhatian diarahkan pada kegiatan pernafasan itu sendiri dan bukan pada kegiatan menghitung. Jadi seseorang terus menerus secara sadar memperhatikan keluar masuknya udara lewat hidung.
c). Meditasi Suara
Objek yang dijadikan pusat perhatian dalam meditasi ini adalah suara, baik yang ada dalam diri maupun yang ada disekitar. Meditasi ini sering juga disebut meditasi penyadapan suara
d). Meditasi Visual (Visual Meditation)
Dalam meditasi visual ini, seorang harus memilih satu objek sebagai stimulus untuk memusatkan perhatian.
e). Meditasi Gelembung Pikiran
Meditasi ini juga disebut sebagai penyadapan pikiran, karena dilaksanakan dengan memperhatikan pikiran-pikiran yang muncul. Pikiran-pikiran itu bisa diibaratkan sebagai gelembung-gelembung yang muncul dari air ketika air diberi sabun. Disini seseorang diminta memperhatikan gelembung-gelembung yang muncul dan naik ke udara kemudian hilang. Kadang kalanya tidak hanya pikiran yang muncul,tetapi juga perasan atau sensasi tubuh.
f). Meditasi dengan Mantra
Ini adalah bentuk meditasi yang banyak dilakukan orang. Mantra disini diartikan sebagai suatu frasa atau kata yang dibaca berulang-ulang (wirid atau dzikir dalam agama Islam). Meditasi ini biasanya memang lebihbaik kalau dilakukan dengan mengikuti satu ajaran agama tertentu. Misalnya orang Islam menggunakan kata ALLAH, orang Hindu menggunakn kata OM, dan sebagainya
2.8. Prosedur Umum Pelaksanaan Tehnik Relaksasi
Ada beberapa tahap yang harus dipertimbangkan dalam relaksasi
2.8.1 Tahap Persiapan
Sebelum memulai relaksasi ada yang perlu diperhatikan antara lain adalah lingkungan fisik (psycal setting) sehingga individu dapat berlatih dengan tenang. Lingkungan fisik tersebut antara lain :
1). Kondisi Ruangan
Kondisi ruangan yang digunakan harus tenang, segar, dan nyaman. Untuk menghindari dan mengurangi cahaya dari luar sebaiknya jendela dan pintu ditutup. Penerangan ruangan sebaiknya remang-remang saja dan dihindari adanya sinar langsung yang mengenai mata individu
2). Kursi
Dalam latihan relaksasi perlu digunakan kursi yang dapat memudahkan individu untuk menggerakan otot dengan kosentrasi penuh. Berdasarkan pengalaman yang ada dengan menggunakan kursi malas, sofa, dan kursi yang ada sandarannya akan mempermudah individu dalam melakukan relaksasi. Latihan rileksasi dapat juga dilakukan dengan berbaring ditempat tidur
3). Pakaian
Pada waktu rileksasi sebaiknya gunakan pakaian yang longgar, dan hal-hal yang menganggu jalannya relaksasi (kacamata, jam tangan, gelang, sepatu dan ikat pinggang) dilepas terlebih dahulu
b. Tahap latihan
Selain lingkungan fisik, juga perlu kiranya dipersiapkan diri individu yang akan dilatih. Berikut ini adalah prosedur yang dapat dilakukan antara lain :
1. Belajar untuk tegang dan rileks.
2. selama fase permulaan latihan rileksasi paling sedikit 30 Menit setiap hari dan selama fase tengah atau fase lanjut dapat dilaksanakan selama 15 atau 20 menit. Latihan ini dapat dilakukan dua atau tiga kali setiap minggu. jumlah ini tergantung pada keadaan individu dan strestor yang dialami dalam kehidupannya.
3. Ketika latihan harus di obsearvasi bamhwa bermacam-macam otot secara sistematis tegang dan rileks. Ketegangan harus dikendorkan segera dan tidak boleh pelan-pelan.
4. Dalam proses latihan rileksasi yang penting individu dapat membedakan perasaan tegang dan rileks pada otot-otot yang ditegangkan (merilekskannya) dan selalu memonitoring perasaan-perasaan tersebut.
5. Setelah semua otot rileks penuh, apabila individu mengalami ketidak enakan sebaiknya kelompok otot itu tidak digerakan meskipun individu itu merasa bebas bergerak dalam posisinya.
6. Tertidur dalam latihan ini harus dihindari karena tujuan relaksasi adalah untuk rileks sementara tapi masih dalam kondisi sadar (terjaga) kecuali relaksasi untuk mengatasi penyakit imsomnia.
7. Perlu diketahui kemampuan rileks dapat bervariasi dari hari ke hari. Mungkin pada suatu saat dapat dicapai relaksasi yang mendalam, akan tetapi pada hari lain tidak. Hal tersebut tergantung pada keadaan fisiologis dan psikologis saat itu.
8. Pada waktu belajar relaksasi, mungkin individu akan mengalami perasaan yang tidak umum, misalnya gatal-gatal pada jari, sensasi yang mengambang di udara, perasaan berat pada bagian-bagian tubuh, kontraksi otot yang tiba-tiba dan sebagainya. Apabila sensasi-sensasi tersebut dialami maka tidak perlu takut karena sensasi-sensasi tersebut merupakan petunjuk adanya relaksasi, akan tetapi jika seandainya perasaan itu dapat diatasi dengan membuka mata, maka berafaslah dengan sedikit lebih dalam serta pelan-pelan dan mengonsentrasikan seluruh badan kemudian latihan relaksasi dapat diulangi.
9. Pada waktu relaksasi individu tidak perlu takut kehilangan kontrol karena ia tetap dalam kontrol dasar. Untuk memperoleh kontrol diri sendiri dapat dilakukan dengan cara membiarkan segala sesuatu terjadi sebagaimana orang mengambang di atas air, supaya dapat mengambang di atas air dengan efektif, maka ia harus diam saja dan membiarkan daya hanyut alami tubuhnya berinteraksi dengan daya tarik air.
10. Di anjurkan latihan ini dilakukan tidak dalam waktu satu jam sebelum tidur karena dalam latihan relaksasi ada kecenderungan untuk relaksasi akan lebih efektif dilakukan sebagai metode kontrol diri.








BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Fish Theraphy
Terapi ikan yang satu ini tergolong unik, yaitu bukan dengan mengonsumsi daging ikan ataupun minyak ikan. Tetapi memanfaatkan gigitan ikan. Tak perlu takut, meskipun berkesan ganas, bukan jenis ikan piranha yang menggigiti tubuh kita. Doctor fish, garra rufa, nible fish, atau kangal fish sebutan untuk jenis ikan penerapi ini. Di Indonesia jenis ikan seperti ini tidak ada. Khusus didatangkan dari Turki. Seekor ikan ini harganya sekitar 3 USD. Bentuk ikan ini sekilas mirip anak ikan mujair sepanjang 4-5 cm.






Ikan garra fura ini hidup berkembang biak di sekitar sumber air panas di daerah Kangal, sebuah kota kecil di Turki. Sumber makanan ikan ini adalah organisme kecil yang ada di dalam perairan hangat. Jika dipelihara di dalam kolam ia tidak diberi makan, sifatnya yang kanibal muncul. Ketika mematuk kulit kita, dari mulut ikan ini akan keluar semacam enzim yang disebut dithranol (anthralin), yang membantu mempercepat perkembangan sel-sel di dalam kulit, cepat menyembuhkan penyakit kulit. Umur ikan garafura tidak panjang. Paling tua usia mereka hanya 1 tahun. Ikan bernama Latin Cyprinion macrostomus termasuk sensitif. Umumnya, seusai memakan sel-sel kulit mati, dan berbagai parasit dalam tubuh manusia, selang waktu tiga hari kemudian, dia akan terus melemah dan mati.
Doctor fish ini akan melahap dengan sigap sel-sel kulit mati yang ada di sekujur tubuh. Tidak sakit, mungkin agak sedikit geli, ketika ratusan ikan mulai menggerombol menggerogoti sel-sel kulit mati rasanya mirip kesemutan, selanjutnya mulai terbiasa. Seperti dipijiti ratusan mulut ikan, sensasi berendam bersama ikan garra fura ini. Selain bersihnya sel-sel kulit mati di sekujur tubuh, patukan ratusan mulut ikan ini juga merangsang terbukanya simpul-simpul saraf dan peredaran darah. Badan menjadi rilek dan segar.
Terapi ini memberikan kenyamanan, berendam bersama ratusan ikan yang menggigiti sekujur kita di air hangat bersuhu 36 derajat celcius. Namun lama terapi tidak dianjurkan jika lebih dari 30 menit. Bila terlalu lama berendam di air, kulit akan melunak, gigitan ikan mungkin jauh lebih terasa. Dikhawatirkan gigitan ikan bisa melukai. Memang tidak pernah terjadi sampai kulit kita terkoyak dilahap doctor fish, karena ikan ini tidak punya gigi. Lagipula besarnya ikan untuk terapi sengaja dipilih yang berukuran kecil. Memang ada ikan yang berukuran agak besar, tetapi ukuran maksimal doctor fish ini hanya sepanjang 6-8 cm saja.







Ketika menjalani fish therapy, biasanya tidak hanya dilakukan terapi ikan saja. Tetapi ada terapi selanjutnya seperti pijat, atau lulur. Saat mengikuti terapi ini, sebelumnya membasuh diri dahulu dengan air bersih. Tidak disarankan melakukan terapi ini ketika tubuh memakai lotion atau minyak tertentu. Sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu. Selain ikan bisa saja tidak tertarik untuk mendekat, air kolam juga dapat tercemar. Terapi ikan justru paling pertama sebelum terapi lain dilakukan, semisal pijat atau massage yang menggunakan minyak atau lotion tertentu. Setelah terapi ikan, bisa berendam di whirl pool atau tubuh langsung dibasuh lagi dengan air bersih. saat ini kulit dan peredaran darah sudah mulai terbuka dan rilek membuat proses terapi selanjutnya berjalan lebih mudah.
http://id.88db.com/Private-Personal/Announcement-Message/ad-339889/
3.2 Manfaat terapi ikan:
Meskipun terapi ini berkesan main-main. Hanya berendam bersama ikan dan kita tidak tahu daerah mana saja yang dithretment oleh ikan. Tetapi manfaat yang didapat dari terapi ini adalah:
1. Ratusan ikan yang mematuki sekujur tubuh kita ini, mengangkat sel-sel kulit mati, dan mempercepat peremajaan kulit.
2. Patukan ikan pada simpul-simpul saraf akan melancarkan peredaran darah.
3. Menghilangkan keletihan. Ratusan ikan ini dengan gigitannya dengan sengaja atau tidak menstimulasi titik-titik akupuntur. Dengan distimulasinya titik-titik akupuntur ini menstimulasi sistem saraf untuk membuat tubuh menjadi rilek dan menghilangkan keletihan.
4. Sensasi rekreasi. Berbeda dengan terapi lain, terapi ikan ini memiliki sensasi bermain. Sambil melakukan terapi, secara tidak sengaja muncul dengan sendirinya ada keinginan untuk bermain-main dengan ikan. Walaupun tidak boleh mengejar-ngejarnya, cukup mencoba menangkap dengan kedua telapak tangan.
5. Rileksasi dengan berendam dalam kolam air hangat (38 derajat celsius) plus berisi ikan. Hal ini memberi sensasi baru yang memadukan air hangat dan gigitan ikannya.Selain untuk kebugaran, psoriasis sembuh berkat gigitan garra furaSebuah klinik di Turki yakni Kangal psoriasis fishy treatment center memanfaatkan terapi ikan garra fura untuk mengobati penyakit psoriasis.






Psoriasis ialah sejenis penyakit kulit yang penderita nya mengalami proses pergantian kulit yang terlalu cepat. Kemunculan penyakit ini terkadang untuk jangka waktu lama atau timbul/hilang, penyakit ini secara klinis sifatnya tidak mengancam jiwa, tidak menular tetapi karena timbulnya dapat terjadi pada bagian tubuh mana saja sehingga dapat menurunkan kualitas hidup serta menggangu kekuatkan mental seseorang bila tidak dirawat dengan baik.
Berbeda dengan pergantian kulit pada manusia normal yang biasanya berlangsung selama tiga sampai empat minggu, proses pergantian kulit pada penderita psoriasis berlangsung secara cepat yaitu sekitar 2–4 hari, (bahkan bisa terjadi lebih cepat) pergantian sel kulit yang banyak dan menebal.Sampai saat ini penyakit Psoriasis belum diketahui penyebabnya secara pasti, sehingga belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan secara total penyakit Psoriasis.
Kulit penderita Psoriasis awalnya tampak seperti bintik merah yang makin melebar dan ditumbuhi sisik lebar putih berlapis-lapis. Tumbuhnya tidak selalu di seluruh bagian kulit tubuh kadang-kadang hanya timbul pada tempat-tempat tertentu saja, karena pergiliran sel–sel kulit bagian lainnya berjalan normal. Psoriasis pada kulit kepala dapat menyerupai ketombe, sedangkan pada lempeng kuku tampak lubang-lubang kecil rapuh atau keruh. Penyakit Psoriasis dapat disertai dengan atau tanpa rasa gatal.
Kulit dapat membaik seperti kulit normal lainnya setelah warna kemerahan, putih atau kehitaman bekas Psoriasis. Pada beberapa jenis Psoriasis, komplikasi yang diakibatkan dapat menjadi serius, seperti pada Psoriasis artropi yaitu Psoriasis yang menyerang sendi, Psoriasis bernanah (Psoriasis Postulosa) dan terakhir seluruh kulit akan menjadi merah disertai badan menggigil (Eritoderma).
Pengobatan Psoriasis biasanya dilakukan dengan berbagai cara mulai dengan salep oles (topical), obat telan (sistemik) maupun dengan penyinaran menggunakan sinar UVB. Baik pengobatan salep maupun penyinaran hanya membantu meredam penyakit tersebut dan tidak menyembuhkan sama sekali, sehingga sewaktu-waktu penyakit ini dapat timbul kembali.

3.3. Proses pengobatan psoriasis dengan terapi garra fura
1. Minum air putih minimal 3 gelas sebelum sarapan saat perut sedang kosong.
2. Masuk ke kolam terapi sesudah sarapan.
3. Terapi dimulai dengan berendam di air yang kaya mengandung mineral.
4. Berendam bersama doctor fish dengan air bersuhu 37 derjat celsius.
5. Kemudian berendam dengan air mengandung selenium (dipercaya efektif menyembuhkan penyakit dermatologis)
6. Berendam bersama garra fura dua kali sehari. Berendam selama 8 jam total selama satu hari.
7. Tidak mengonsumsi alkohol selama terapi.
8. Tidak mengonsumsi obat medis atau segala pengobatan untuk psoriasis selama terapi garra fura ini.
9. Terapi ini dilakukan secara berkelanjutan selama 21 hari.
10. Semoga sembuh total setelah pengobatan ini.
3.4. Beberapa ISSUE
Namun ada juga issue yang beredar bahwa terapi relaksasi menggunakan ikan ini atau yang sering di sebut dengan fish spa ini sangat berbahaya.
Anda mungkin pernah merasakan sensasi terapi pijatan\gigitan ikan yang akhir-akhir ini lagi berjamuran di mall-mall tempat anda, tetapi tahukah anda resiko anda tertular dengan beberapa penyakit menular sperti (HIV, Hepatitis dll ) di balik semua sensasi itu cukup besar.
Terapi ikan biasanya dilakukan bersama-sama dalam satu media bak ikan yang tersedia, sifat terapi adalah dengan cara ikan-ikan tersebut akan menggigit kulit-kulit mati di bagian kaki, jika pada salah satu pasien terdapat luka pada kakinya maka si ikan akan menggigit hingga terjadi pendarahan, dan jika darah tersebut mengandung beberapa sumber penyakit seperti HIV dll, maka dengan perantaraan media air tanpa di sadari akan menulari para pasien yg lain, yang saat itu juga sedang melakukan terapi.
Jika anda salah satu penggemar dengan model terapi tersebut perlu waspada .. !!!

















BAB IV
PENUTUP


4.1 KESIMPULAN
Relaksasi adalah teknik yang dapat digunakan semua orang untuk menciptakan mekanisme batin dalam diri seseorang dengan membentuk pribadi yang baik, menghilangkan berbagai bentuk pikiran yang kacau akibat ketidak berdayaan seseorang dalam mengendalikan ego yang dimilikinya, mempermudah seseorang mengontrol diri, menyelamatkan jiwa dan memberikan kesehatan bagi tubuh.
Selain relaksasi dan mengurangi stres, aksi para 'dokter ikan' ini punya manfaat lain. Terapinya membantu menyembuhkan penyakit kulit seperti eksim, mengurangi rasa gatal, bekas luka pada kaki, melancarkan peredaran darah, mengangkat sel mati, dan merangsang pertumbuhan kulit baru. terapi menggunakan ikan dalam suatu kolam yang dalam prosesnya ikan-ikan tersebut akan mengangkat kulit mati dan memberikan rasa nyaman pada penggunanya.
Ada juga beberapa issue yang mengatakan terapi ikan ini dapat membahayakan, namun pada dasarnya Terapi ikan ini tidaklah berbahaya, asalkan tidak ada seseorang pengidap HIV yang bergabung dalam 1 kolam. selain itu sangat kecil kemungkinan ikan ini dapat menggigit hingga terjadi pendarahan, karena ikan-ikan tersebut sudah dipilih dengan ukuran yang kecil-kecil.





4.2 SARAN

Pastikan bahwa teman satu kolam anda bebas dari penyakit kulit menular. Jika anda memiliki kolam sendiri jangan lupa mengganti airnya setiap satu seminggu sekali hal ini di lakukan untuk mencegah adanya kotoran yang menumpuk pada kolam.
Sebelum dicelupkan ke kolam kaki pengunjung harus dibersihkan dulu dengan air hangat. Tujuannya agar kolam tetap steril. "Supaya saat kaki yang dicelupkan ke kolam berada dalam kondisi bersih dari debu, lotion, atau kotoran lain yang menempel.

Tidak ada komentar: